Semua bot Telegram lahir dari BotFather — bot resmi Telegram untuk membuat dan mengatur bot lain. Panduan ini membawamu dari nol sampai punya token bot yang siap dipakai untuk toko otomatis.

1. Buka BotFather

Di aplikasi Telegram, cari @BotFather (pastikan ada centang biru resmi). Buka chat-nya lalu ketik /start.

2. Buat bot baru

Ketik /newbot, lalu ikuti dua pertanyaan:

  1. Nama bot — nama tampilan (boleh pakai spasi), mis. "Toko Digital Saya".
  2. Username bot — harus unik dan diakhiri "bot", mis. tokodigitalsaya_bot.

Kalau berhasil, BotFather mengirim token — deretan panjang seperti kunci. Jaga token ini rahasia; siapa pun yang memilikinya bisa mengendalikan botmu.

3. Percantik profil bot

Masih di BotFather, gunakan perintah berikut agar bot terlihat profesional:

  • /setdescription — deskripsi singkat (muncul di layar awal chat).
  • /setabouttext — teks "about" di profil bot.
  • /setuserpic — foto profil bot (pakai logo tokomu).
  • /setcommands — daftar perintah agar muncul menu (mis. start - Mulai, produk - Lihat katalog).

4. Hubungkan token ke platform toko

Token saja belum membuat bot bisa jualan — ia perlu "otak". Cara termudah: tempel token ke platform toko seperti TokoTelegram. Begitu terhubung, botmu langsung bisa menampilkan katalog, menerima pembayaran QRIS, dan mengirim produk otomatis — tanpa koding. Lihat cara membuat bot jualan tanpa koding.

5. Uji coba

Buka botmu, tekan /start, dan pastikan responsnya benar. Coba alur beli dari sisi pembeli untuk memastikan semuanya mulus sebelum dibagikan.

Kesalahan umum pemula

  • Token bocor — jangan pernah kirim token ke orang lain atau posting di publik.
  • Username membingungkan — pilih yang mudah diingat & relevan.
  • Lupa set perintah — menu perintah membuat bot terasa rapi & mudah dipakai.

Sudah punya token? Hubungkan botmu ke TokoTelegram dan mulai jualan hari ini.